KEBAHAGIAN BUAH DARI HASIL KERJA KERAS

Posted on: Juni 14, 2009

Orang bijak bilang, setiap keberhasilan adalah buah dari kerja keras. Saya kerap berpikir, bagaimana kalau kita sudah bekerja keras, namun pada akhirnya tak bisa memetik buah dari benih yang kita tanam.

Bisa jadi kesuksesan itu tinggal selangkah lagi, tapi kita sudah keburu mati! Mati yang saya maksud bukan melulu berarti di mana saat nyawa meninggalkan raga. Mati yang saya maksud lebih kepada matinya semangat untuk kembali bekerja. Tak ada ide lagi untuk melanjutkan satu bidang pekerjaan yang sebelumnya kita harapkan bisa membawa kita berhasil. Tak ada lagi hasrat, apalagi nafsu. Ibaratnya, meski tangan kita bekerja, tapi hati tak ada dalam pekerjaan yang kita jalani.

Andai hidup ini seperti tokoh dalam film yang sudah diberi tahu oleh sutradara bahwa pada akhir cerita akan mendapatkan kebahagiaan, barangkali akan bisa membuat kita khusuk menjalani setiap cobaan.

Namun aturan main hidup kita ini tampaknya tak bisa seperti dalam alur film. Kita tak tahu pasti apa yang diinginkan oleh sang sutradara (sang khalik). Memang sering kita dengar pepatah orang bijak seperti diatas tadi, bahwa setiap kerja keras akan membuahkan hasil.

Masalahnya, sampai kapan kita harus mempercayainya, sementara kita merasa sudah berbuat yang menurut ukuran kita sudah sampai pada titik puncak, namun keberhasilan belum bisa kita gapai. Haruskah kita terus bertahan dalam ketidakpastian?

Atau barangkali justru penderitaan itu akan menjadi kenikmatan ketika kita tak mengetahui apa yang akan terjadi di alur kehidupan mendatang.

Sesorang akirnya jadi berpikir, daripada menunggu kebahagiaan yang hanya akan ada di akhir cerita (toh itu juga belum tentu) mending kita nikmati saja apa yang kita jalani saat ini meskipun berupa penderitaan: kesusahan, hidup melarat, patah hati karena putus cinta

Semuanya dinikamti saja. Jadilah sutradara untuk hidup kita sendiri. Buatlah skenario sendiri, mainkan aktingnya sendiri, dan nikmatilah kebahagiaan sendiri, hiduplah untuk diri kita sendiri (dalam arti tidak meletakkan ukuran-ukuran kehidupan kepada orang lain) akan membuat hidup ini terasa lebih nyaman.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KONTAK PERSON YM

KATEGORI

ALBUM

foto004

KALENDER

Juni 2009
S S R K J S M
« Mei   Jul »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Blog Stats

  • 89,837 hits
%d blogger menyukai ini: