MTQ 2011 di Kota Madiun

Posted on: Juni 10, 2011

Wali Kota Madiun Bambang Irianto mengaku bangga kotanya ditunjuk sebagai tuan rumah dalam MTQ Jatim pada 19-26 Juni 2011. Oleh sebab itu, dia meminta masyarakat Kota Madiun memanfaatkan ajang itu untuk mempromosikan potensi yang dimilikinya, baik di bidang ekonomi, budaya, pariwisata, maupun religi.

“Sebetulnya tidak hanya pariwisata saja, namun juga budayanya, potensi ekonominya, dan bahkan semua bidang lainnya yang dapat mengangkat citra Kota Madiun,” katanya kepada wartawan di Madiun, Sabtu.

Pihaknya akan mempersiapkan penyelenggaraan MTQ secara matang.”Persiapan sudah dilakukan mulai dari sekarang. Bahkan pada 5 April lalu, semua perwakilan peserta dari kabupaten/kota di Jatim datang ke sini untuk melakukan registrasi sekaligus pengecekan lokasi,” katanya.

Selain lokasi penyelenggaraan MTQ, para perwakilan peserta dari kabupaten/kota itu juga mengecek hotel dan beberapa fasilitan lainnya.

Sementara itu, Sekretaris Kota Madiun, Maidi, menambahkan, pada ajang ini nanti, juga akan dipromosikan pergelaran kesenian khas Kota Madiun yang cukup atraktif dan dapat menarik animo masyarakat.

“Karena Kota Madiun merupakan kota pencak silat, maka akan ditampilkan tarian silat seni yang melibatkan 800 pesilat dari dua perguruan pencak silat di Kota Madiun,” kata Maidi yang juga Ketua Panitia MTQ XXIV/2011 itu.

Untuk menyukseskan penampilan silat seni tersebut, pihaknya telah mendatangkan instruktur dari Jakarta. Mereka diminta melatih para guru pencak silat di Kota Madiun.

Saat ini, ratusan pesilat sedang melakukan latihan agar dapat tampil pada acara pembukaan MTQ di Stadion Wilis, Kota Madiun.

Demikian juga, dalam ajang itu juga akan dikenalkan wisata kuliner Kota Madiun, seperti nasi pecel yang sudah sangat terkenal itu.

Pemkot Madiun juga akan menggandeng sejumlah pengusaha industri rumah tangga sambal pecel untuk menyajikan makanan khas kota itu.

“Sejumlah industri rumah tangga sambal pecel binaan Dinas Perdagangan dan Industri Kota Madiun akan dilibatkan untuk menyajikan makanan nasi pecel yang dapat dinikmati oleh peserta lomba dan masyarakat umum. Demikian juga dengan pameran produk unggulan lainnya,” papar Maidi.

Pemkot Madiun juga akan membenahi beberapa fasilitas umum, seperti Pasar Besar yang lokasinya di sekitar Stadion Wilis. Pasar itu akan diatur kebersihannya untuk menghilangkan kesan kumuh.

Maidi mengaku sudah mengumpulkan sedikitnya 80 anggota perwakilan dari paguyuban pedagang Pasar Besar Kota Madiun untuk diajak berunding soal penataan pasar.

Seluruh hotel yang ada di Kota Madiun dipastikan akan terisi penuh. Oleh sebab itu, dia mengimbau kepada para pengusaha hotel untuk memberikan pelayanan yang prima agar peserta MTQ dan rombongan merasa nyaman.

Karena jumlah kamar hotel terbatas, maka Pemkot Madiun akan memanfaatkan gedung pusat pendidikan milik Perhutani dan gedung diklat lainnya sebagai tempat penginapan peserta dan penggembira.

Penyelenggaraan MTQ itu diperkirakan menghabiskan dana sebesar Rp6 miliar. Sekitar 80 persen biaya penyelenggaraan ditanggung tuan rumah, sedangkan 20 persen sisanya merupakan dana hibah dari Pemprov Jatim.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KONTAK PERSON YM

KATEGORI

ALBUM

foto004

KALENDER

Juni 2011
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Blog Stats

  • 89,729 hits
%d blogger menyukai ini: